Kuliner : Ikan Terbang Asap, Khas Sulawesi Barat

Kuliner : Ikan Terbang Asap, Khas Sulawesi Barat

UMKM Nusantara – Ikan Terbang, penduduk setempat menyebutnya sebagai ikan tuing-tuing, memiliki sirip yang khas yang berbentuk layar. Ikan ini memiliki nama latin parexocoetus brachypterus. Ikan yang termasuk kedalam famili exotidae ini memiliki ciri yang khas,  yaitu sirip dadanya yang besar yang menyebabkan ikan jenis ini dapat meluncur terbang di udara walau secara singkat. Atau mungkin lebih tepatnya adalah melayang di atas permukaan air. Mekanisme terbang ini sebetulnya adalah mekanisme ikan tersebut untuk pembelaan dirinya dari kejaran pemangsa. Jarak terbang yang ditempuhnya biasanya tidak jauh, sekitar 50an meter, namun fakta lain menyebutkan bahwa ikan ini, dengan memanfaatkan tenaga gelombang laut, dapat terbang mencapai jarak sekitar 400 meter. Wah … luar biasa sekali ya. …..

13788529011844518482

Namun, bukan soal kehebatan ikan tuing-tuing yang akan saya sampaikan dalam tulisan ini, tetapi tentang ikan,yang kebetulan menjadi ikon salah satu tv swasta di Indonesia, juga menjadi ikon wisata kuliner di provinsi Sulawesi Barat.

13788545851560105607

Wisata kuliner ikan tuing-tuing atau ikan terbang ini bisa dijumpai jika kita melewati jalan trans Sulawesi, saat kita melalui Desa Somba, kecamatan Sendana,  Kabupaten Majene (bacanya: maje’ ne’) yang termasuk kedalam Provinsi Sulawesi Barat. Di wilayah ini berjejer warung-warung penjual ikan terbang, di kiri dan kanan jalan. Warung-warung tersebut sebagian besar buka selama dua puluh empat jam. Jadi jam berapapun kita melewati daerah tersebut, kita bisa langsung mencoba menikmati hidangan ikan tuing-tuing ini.

13788547641667397264

Desa Somba di wilayah kabupaten Majene ini dapat ditempuh sekitar 135 km atau sekitar 3 jam perjalanan dari Mamuju – ibukota provinsi Sulawesi Barat dan kurang lebih 6-7 jam perjalanan dari Makassar – Ibukota provinsi Sulawesi Selatan. Sementara Majene, jika anda ingat, kabupaten ini pernah mencuat namanya saat peristiwa jatuhnya pesawat Adam Air yang hingga sekarang bangkai pesawatnya tidak dapat ditemukan.

13788554391095184242

Tanda-tanda lain, selain keberadaan warung-warung penjual ikan terbang itu, adalah kepulan asap di sepanjang jalan itu yang sudah tampak dari kejauan mengepul dari masing-masing warung penjual ikan terbang. Asap yang terbentuk adalah karena cara memasak ikan terbang yang khas, yaitu melalui pengasapan, bukan digoreng maupun dibakar. Ikan terbang akan matang akibat panas yang timbul dari proses pengasapan tersebut. Cara mengasapinyapun mudah. Sebelum diletakkan di atas rak pengasapan yang terbuat dari bambu, ikan terbang terlebih dahulu direndam di air garam. Setelah itu diletakkan di atas rak pengasapan hingga ikan berwarna kecoklatan.  Ikan asap yang sudah matang ini bisa langsung dimakan, atau disimpan sambil menunggu pembeli. Jika sudah datang pembeli, ikan cukup dihangatkan di atas asap sebentar saja, dan ikan siap untuk dihidangkan.  Kayu yang digunakan untuk mengasapi ikan tuing-tuing ini biasanya adalah kayu bakau atau kayu mangrove. Dan ikan tuing-tuing ini memang tidak enak jika digoreng maupun dibakar, mengingat sisiknya yang tebal. Jika melalui proses pengasapan, pada saat memakannya, sisiknya mudah dibuka dan daging yang tercium menjadi lebih harum.

13788558851839829182

Warung-warung ini, konon mulai berkembang pada tahun 2000an dan kini terdapat hampir lebih kurang 70an buah warung yang menyediakan penganan ikan terbang. Warung yang berada di kiri jalan trans Sulawesi (dari arah Makassar menuju Mamuju) berada di pinggir laut, tempat dimana ikan tuing-tuing ini didapat. Ikan terbang asap dikonsumsi dengan burasa (seperti lontong tetapi dimasak santan dan disajikan setangkup-setangkup, di Jakarta maupun pulau Jawa, biasa dikenal dengan sebutan buras) serta sambal khas Majene, yang terbuat dari cabai merah diulek bersama-sama bawang merah dan tomat, dibubuhi sedikit garam, kemudian sambal ini disiram minyak panas, dan pada saat akan dinikmati, jangan lupa untuk mengucuri dengan sedikit perasan jeruk nipis, dan wuih….. rasanya … sungguh dapat membuat lidah bergoyang terus tak mau berhenti menikmati kuliner ikan terbang yang khas dan lezat ini.

1378856088470609831

Rasa khas yang lezat itu yang saya dan dua orang teman mencoba menikmati kuliner ikan terbang di salah satu warung beberapa waktu yang lalu, pada saat melakukan perjalanan dari Makassar ke Mamuju.  Sebelumnya saya memang pernah mendengar tentang ‘kewajiban’ untuk mencicipi menu khas Majene, ikan terbang asap, karena kelezatannya yang khas, jika kita dalam perjalanan menuju ke kota Mamuju.

Kesempatan untuk pergi ke Mamuju pun datang. Saya dan teman yang pergi bersama-sama akhirnya bertekad sebelum berangkat bahwa kami harus dapat mencicipi hidangan khas tersebut, untuk menghilangkan rasa penasaran kami. Pada waktu itu jam telah menunjukkan waktu sekitar pukul 3 dinihari. Kami mampir di warung yang masih buka, tandanya adalah lampunya masih menyala, disamping  kepulan asapnya dari tempat pengasapan ikan terbang. Waktu yang masih dinihari tidak menyurutkan niat kami mencicipi hidangan khas Majene ini. Ditambah rasa penasaran kami yang belum pernah menikmati hidangan ikan terbang. Dan betul saja, walau rasanya perut ini agak aneh untuk ‘makan berat’ di pagi hari buta, tetapi kelezatan dan kekhasan kuliner ikan terbang ini menghilangkan rasa aneh kami. Kami benar-benar menikmatinya, kami coba semuanya: ikan terbang, sambal, burasa dan cumi-cumi. Dan kami akui bahwa kuliner ini sangat lezat, sangat yummy.

1378856289917560794

Soal harga, tidak usah khawatir, cukup bersahabat kok. Malah menurut saya cukup murah. Lihat saja informasi berikut ini,  untuk sepiring ikan terbang yang berisi tujuh ekor, dihargai sepuluh ribu rupiah. Sementara setangkup burasa (dua potong burasa) dihargai dengan harga seribu rupiah saja. Oya, sebagai pelengkap, ada sajian cumi-cumi juga yang cukup dimasak dengan cara tumis saja, dan disajikan bersama ikan tuing-tuing asap. Hidangan cumi-cumi ini menambah lezatnya ikan terbang yang disajikan (harga tumis cumi-cumi ini berkisar antara 7500 – 10.000 per mangkok).

1378860595982983816

Sebagai oleh-oleh keluarga di rumah, selain membawa ikan terbang yang sudan matang – berikut sambalnya, ada pula yang sudah dikeringkan/diasinkan, sudah dikemas dalam bentuk kotak-kotak plastik dan siap untuk dibawa pulang. Harganya pun tetap bersahabat, satu kotak ikan kering cukup dihargai dengan dua puluh ribu rupiah saja per kotaknya. Cukup murah, kan?

1378861162891855117

Jadi, jika anda ingin merasakan kuliner khas Majene, Sulawesi Barat, sajian khas ikan terbang asap adalah pilihan yang tepat dan tampaknya akan lebih afdol jika kita menikmatinya di tempat asalnya, sambil menikmati suasana kabupaten Majene tentunya – sebagai bagian dari Indonesia travel.

Makassar,  September 2013

@kangbugi

(Foto-foto: dokumentasi pribadi)

Bisnis Sosis Ikan Bandeng

Bisnis Sosis Ikan Bandeng

Ada banyak bisnis rumah tangga yang bisa dilakukan oleh setiap rumah tangga di Indonesia. Salah satunya adalah Bisnis Sosis Bandeng.

Jika selama ini kita sudah sangat kenal dengan ikan bandeng dan produknya, diantaranya bandeng presto.  Kali ini pengasuh pojok konsultasi UMKM ini akan menyorot bisnis sosis bandeng.  Ternyata usaha ini sangat menjanjikan, omzet bisa mencapai Rp. 15 juta per bulan.  Kenyataannya itulah yang dialami oleh Bapak Anton yang sudah menekuni bisnis sosis bandeng sejak tahun 2006.  Bagaimana dan apa itu bisnis sosis bandeng silahkan simak uraian berikut ini :

Amati Tiru Modifikasi (ATM) Bisnis Sosis Bandeng

Sosis bandeng, bisa menjadi alternatif usaha bagi pelaku UKM, khususnya di lokasi yang mana ikan bandeng segar mudah atau gampang diperoleh.  Katakanlah di pusat-pusat budidaya ikan bandeng, pada tambak yang banyak tersebar di sepanjang pantai. Atau di situ dan danau yang mengembangkan ikan bandeng melalui sistem Keramba Jaring Apung.

Anton adalah seorang pelaku UKM yang sudah berhasil mengelola usaha ini secara industri rumah tangga (home industry) sejak tahun 2006.  Dengan berbekal semangat dan modal seadanya Anton berhasil mengembangkan bisnis sosis bandeng hingga saat ini telah menghidupi keluarga dan sejumlah karyawannya.  Maka diapun  ingin berbagai pengalaman kepada yang lain agar bisa juga berhasil seperti dia.

Pengusaha : Anton (nama lengkap Imam Tantowi), umur ± 35 tahun

Alamat : Jl. Hembo Gedung Musholla I No. 19 RT 03/07 Jatimulya Bekasi Timur

Merek Dagang : Sosis Bandeng  merek “IZZAN”

Keunggulan Produk : Tanpa bahan pengawet, bebas kolesterol ,dipasarkan dalam keadaan beku. Sosis menyerupai ikan bandeng, bukan onjong bulat seperti sosis biasa. Bila disimpan dalam freezer sosis bandeng itu bisa bertahan hingga tiga bulan. Sedangkan kalau di dalam kulkas awet selama sepekan. Sementara dalam suhu normal bisa bertahan selama dua hari.

Mulai usaha : Menjalankan usahanya sejak tahun 2006 di rumah sewa di kawasan Bekasi Timur, Jawa Barat.

Latar belakang usaha : Perusahaan tempat bekerja gulung tikar akhirnya memutuskan menjadi wirausaha sosis bandeng.

Modal awal Rp. 500.000 dipinjam dari keluarga. Sebagian untuk modal kerja, sedangkan peralatan produksi memanfaatkan peralatan dapur yang dimiliki.

Tips Sukses : Berani memulai, pantang menyerah, lakukan inovasi, maksimalkan kemampuan dan peralatan yang dimiliki.

Bahan baku : ikan bandeng hitam segar, harga Rp. 15.000 s/d Rp.17.000 per kg

Pemasaran : Jakarta, Bogor, Tangerang, Depok, dan Makassar. Semua dia pasarkan dengan bantuan delapan agen penjualan. Pada awalnya penjualan melalui jaringan teman yang biasa menjual produk. memasok ke pasar modern seperti Hero, Giant, Farmers Market Kelapa Gading, dan Mal Pondok Indah I. Termasuk menjual ke beberapa restoran Sunda di Jabodetabek.

Harga jual produk ke supplier : Rp. 12.500 yang di bungkus, isi satu ekor bandeng (berat 185 gram) dan Rp.11.000 bila dikemas dengan plastik hampa udara.

Keuntungan : Rp. 15 juta per bulan

Produksi : dalam sebulan mampu membuat 1.400 kardus sosis bandeng. Satu kardus berisi satu bandeng seberat 185 gram (gr). Harga di pasaran (diterima konsumen) Rp 15.000 sampai Rp 17.000 per kardus,” ujarnya. Omzet mencapai Rp 15 juta sampai Rp 20 juta perbulan.

Cara Pembuatan Sosis Bandeng (secara garis besar)

  • Pembuatan bandeng sosis dimulai dengan bahan baku ikan bandeng hitam (kepala besar), contohnya untuk menghasilkan 12 kilogram sosis bandeng perlu 120 ekor ikan bandeng segar sebagai bahan baku.
  • Insang dan kotoran isi perut ikan dibersihkan, usahakan kepala ikan tetap menyatu dengan badan ikan. Ikan dibilas dengan air sampai bersih.
  • Kulit ikan dipisahkan dari daging badan ikan, dengan cara melorotkan kulit ikan mulai dari bawah kepala hingga ke bagian ekornya.  Kulit ikan harus tetap dalam keadaan baik jangan robek.  Kulit ikan ini akan dipakai dengan memasokkan adonan sosis ikan bandeng ke dalamnya.
  • Daging ikan yang sudah dipisah dari kulit ikan, diambil dagingnya dan dipisahkan dari duri-duri ikan. Proses pembuatan bandeng sosisnya memerlukan tenaga kerja yang terampil dan terlatih. Jika kurang hati-hati dalam proses pengerjaannya bisa berdampak kurang bagus terhadap kualitas produk yang dihasilkan. Misalnya kulit bandeng sobek saat daging ikan di keluarkan setelah tulang-tulangnya ditumbuk dan dihancurkan.
  • Dalam tahapan pengolahan daging bandeng, perlu ada es batu pada saat dipisahkan dari bagian kulit. Sedangkan fungsi es batu, tak lain untuk menjaga kesegaran daging dan tidak menimbulkan bau akibat terlalu lama dikeluarkan.
  • Daging bandeng digiling halus hingga tiga kali gilingan sampai yakin sisa duri benar benar sudah halus dan menyatu dengan daging bandeng.
  • Siapkan bumbu-bumbu masak untuk campuran daging bandeng. Terdiri dari bawang merah, bawang putih, kemiri, merica, garam, gula.  Bumbu tersebut digiling halus dan dimasak hingga berminyak.
  • Kuning telur diaduk merata
  • Daging bandeng dan bumbu giling dicampur dan diaduk merata ditambahkan tepung secukupnya kemudian dikukus hingga matang.  Masukkan ke dalam kulit bandeng yang sudah dikupas sebelumnya. Bentuknya akan sama dengan ikan bandeng benaran.

Selamat mencoba.

Salam Sukses UKM Indonesia, UKM Nusantara…

Bisnis Modal Kecil yang Cocok untuk Mahasiswa

Bisnis Modal Kecil yang Cocok untuk Mahasiswa

BISNIS MODAL KECIL YANG COCOK UNTUK MAHASISWA

Menjadi seorang pengusaha bisa dilakukan oleh siapa saja, termasuk kalangan mahasiswa yang memiliki modal cukup terbatas. Kreativitas yang mereka miliki serta luasnya pengetahuan yang didapatkan di bangku perkuliahan, menjadi bekal mahasiswa untuk menyiasati minimnya modal usaha yang mereka miliki.

Keinginan untuk terjun di dunia usaha memang cukup sering kita temui dalam diri anak muda, terutama bagi mereka yang berstatus sebagai mahasiswa. Meski untuk bisa menekuni bisnis sampingan di sela-sela jam perkuliahan tidaklah semudah teori yang dikatakan, namun semangat entrepreneur yang tertanam dalam dirinya cukup membantu mereka untuk menghadapi segala kendala usaha dengan mudah.

Nah, bagi Anda yang ingin menekuni bisnis sampingan di sela-sela kesibukan utamanya menuntut ilmu di bangku perkuliahan, tidak ada salahnya bila Anda mengangkat potensi bisnis di daerah asal Anda sebagai salah satu ide bisnis yang cocok untuk mahasiswa dengan modal kecil.

Target pasar yang dibidik

Mengingat hampir semua mahasiswa merupakan perantau yang berasal dari berbagai penjuru daerah, tentunya masing-masing dari mereka memiliki adat, budaya, makanan khas, hingga souvenir-souvenir unik yang berbeda-beda. Memanfaatkan peluang tersebut, Anda bisa mendapatkan tambahan uang saku dengan memasarkan produk-produk unik seperti aneka kerajinan tangan daerah maupun oleh-oleh khas dari kota asal Anda di lingkungan kampus tempat Anda menuntut ilmu. Untuk menjalankan ide bisnis tersebut, Anda bisa mulai membawa beberapa sampel produk dari kampung halaman Anda. Dari situ, Anda bisa mulai membidik teman-teman di lingkungan kampus ataupun teman di sekitar kost-kostan sebagai pangsa pasar yang cukup menjanjikan.

Contohnya saja bila Anda seorang mahasiswa yang berasal dari Pulau Dewata Bali bisa memasarkan kain Bali atau sandal Bali yang belakangan ini digemari masyarakat luas. Atau bila misalnya Anda mahasiswa dari Provinsi Lampung, maka tak ada salahnya bila Anda mulai memasarkan kopi Lampung atau keripik pisang Lampung untuk mendapat tambahan uang jajan setiap bulan.

Mempersiapkan Bisnis Dengan Modal Kecil

Selama ini masih banyak mahasiswa yang berpendapat bahwa modal usaha menjadi faktor utama untuk bisa memulai sebuah usaha. Padahal, sebenarnya dengan memanfaatkan potensi di sekitar mereka, para mahasiswa sudah bisa memulai bisnis sampingan yang menjanjikan.

Bagi Anda yang masih bingung mempersiapkan peluang bisnis mahasiswa yang bisa diangkat dari potensi daerah sekitar, berikut kami informasikan lima poin penting yang perlu Anda perhatikan dari sekarang.

Pertama, lakukan survey pasar untuk mencari tahu potensi apa saja yang sekiranya bisa Anda angkat di pasar nasional. Dalam hal ini Anda bisa melakukan survey pasar, kira-kira produk apa saja yang banyak dicari para wisatawan yang berkunjung ke daerah Anda. Misalnya saja seperti akseroris atau souvenir, kaos, makanan khas, dan lain sebagainya.

Kedua, prioritaskan untuk memilih produk yang tahan lama. Hal ini perlu Anda perhatikan karena sebagai mahasiswa tentunya waktu luang Anda cukup terbatas, untuk itu sebaiknya pilihlah produk komoditas yang memiliki masa kadaluarsa cukup lama. Misalnya saja memilih makanan kering seperti camilan, kopi, atau lebih memilih cinderamata yang tak memiliki masa kadaluarsa.

Ketiga, memilih produk yang sesuai dengan daya beli kalangan mahasiswa. Mengingat target pasar Anda adalah kalangan sesama mahasiswa, maka sebaiknya pilihlah produk yang harga jualnya masih bersahabat dengan kantong mahasiswa.

Keempat, untuk menghemat modal, Anda bisa membeli beberapa sample produk kemudian diambil fotonya untuk dijadikan katalog promosi. Melalui katalog tersebut, Anda bisa menjaring calon konsumen, baru kemudian melakukan pembelian (kulakan) sesuai dengan orderan yang diminta konsumen.

Kelima, libatkan produk Anda pada acara-acara kampus serta aktif berpromosi di sosial media agar teman-teman Anda mengetahui peluang bisnis yang sedang Anda geluti. Misalnya saja seperti ikut serta menjadi salah satu sponsor acara seminar atau bazaar yang diadakan kampus Anda, atau bisa juga memanfaatkan facebook, twitter, instagram, dan blackberry messenger untuk mempromosikan bisnis sampingan yang Anda jalankan.

Keuntungan Bisnis Dengan Modal Kecil

Sebenarnya ada banyak ide bisnis yang bisa Anda angkat dari potensi-potensi di sekitar daerah Anda. Sebagai putra-putri daerah, tentunya Anda tahu betul komoditas apa saja yang sekiranya dicintai masyarakat lokal dan banyak dicari konsumen dari daerah lain. Kejelian para mahasiswa dalam melihat peluang bisnis dan luasnya jaringan pertemanan yang mereka miliki baik di lingkungan kampus maupun pertemanan di dunia maya, cukup memudahkan mereka untuk bisa

mengembangkan bisnisnya hingga masuk ke lingkup pasar yang lebih besar (menguasai pasar di luar kampus). Kemampuan dan pengetahuan para mahasiswa dalam mengoperasikan gadget maupun menggunakan jaringan internet, turut memudahkan kalangan mahasiswa untuk mengembangkan bisnisnya di lingkungan kampus maupun di pasar maya. Melihat sekarang ini internet menjadi media promosi yang sangat efektif, tidak sulit bagi kalangan terpelajar untuk bisa mempromosikan bisnis sampingan mahasiswa ini ke pangsa pasar yang lebih luas. Jadi, tidak menutup kemungkinan bila bisnis sampingan mahasiswa ini bakal berhasil menembus pasar yang lebih luas.

Kendala Bisnis Dengan Modal Kecil

Sampai saat ini masih ada banyak kendala yang sering dihadapi para mahasiswa ketika hendak terjun di dunia usaha. Salah satunya saja seperti kurangnya waktu luang yang bisa dialokasikan untuk merintis peluang bisnis serta munculnya ketakutan-ketakutan akan resiko kegagalan usahanya. Bahkan,tak jarang sebagian mahasiswa mengurungkan niatnya menjadi pengusaha karena mereka hanya memikirkan masalah modal yang pas-pasan sehingga pada akhirnya takut mencoba dan cenderung takut menghadapi resiko kegagalan dalam merintis usahanya.

Disamping itu, kurang luasnya jaringan bisnis yang mereka miliki serta banyaknya ide bisnis yang ingin mereka wujudkan, terkadang hanya akan menghilangkan fokus utama mereka untuk mengoptimalkan peluang usaha yang sedang dijalankannya. Kendala ini bisa diatasi dengan cara membuka mata dan telinga seluas-luasnya agar lebih jeli untuk mengetahui peluang apa saja yang bisa mereka ambil dan prioritas apa saja yang perlu mereka selesaikan terlebih dahulu. Semakin sering Anda membuka mata dan telinga, maka semakin besar pula peluang Anda untuk mendapatkan ide bisnis yang brilian dan menjanjikan.

Modal pas-pasan bukan menjadi kendala bagi Anda untuk memasarkan peluang bisnis. Dengan kreativitas yang Anda miliki serta ditunjang dengan kemajuan teknologi yang juga mulai bersahabat dengan kalangan anak muda, sekarang ini bisnis mahasiswa berani bersaing dengan peluang bisnis lainnya yang ada di pasaran. Untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat, tentunya Anda harus lebih pintar untuk menyusun strategi pemasaran. Contohnya saja seperti memanfaatkan peran internet untuk mempromosikan bisnis sampingan yang dijalankan.

Strategi Pemasaran Bisnis Mahasiswa

Tingginya tingkat penggunaan internet di kalangan mahasiswa, bisa Anda manfaatkan untuk mempromosikan produk-produk yang Anda pasarkan. Untuk menjangkau konsumen di lingkup terdekat Anda, bisa dimulai dengan cara mempromosikannya melalui akun jejaring pertemanan yang Anda gunakan. Sebut saja seperti sekarang ini jejaring social yang eksis di kalangan mahasiswa antara lain facebook, twitter, blackberry messenger, whats up, we chat, line, kakao talk, instagram, pinterest, dan lain sebagainya. Sedangkan untuk menjangkau pangsa pasar umum, Anda bisa memulainya dengan mempromosikan produk-produk Anda melalui market place seperti misalnya bisnisukm.com, kaskus, tokobagus, berniaga, tokopedia, indonetwork, dinomarket, dan lainsebagainya.

Kunci Sukses

kaos batik pekalongan agar bisa tetap imbang dalam menjalankan peran Anda sebagai mahasiswa maupun pengusaha muda, tentunya Anda harus pintar-pintar membagi waktu dan cukup jeli dalam memilih peluang usaha. Melihat kesibukan Anda sebagai mahasiswa cukup tinggi, maka sebaiknya pilihlah potensi-potensi daerah yang cukup mudah didapatkan. Bila perlu, gandeng keluarga Anda yang tinggal di kampung halaman Anda untuk mempersiapkan persediaan barang setiap bulannya. Dengan begitu, ketika Anda mendapatkan orderan barang dari konsumen, maka Anda bisa langsung menghubungi keluarga Anda yang ada di kampung halaman untuk mempersiapkan produk-produk yang dipesan. Sumber : http://bisnisukm.com/

Presiden Jokowi Merayakan Natal Bersama Masyarakat di Papua

Papua, BINA BANGUN BANGSA – Ir. Mesak Tegai merasa bersyukur dengan terselenggaranya acara Perayaan Natal Kenegaraan tahun 2014 di Papua, dengan ditandai hadirnya Presiden Jokowi beserta sejumlah Menteri Kabinet Kerja ke Stadion Mandala, Jayapura, didamping Ibu Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Yohana Yembise, dan Gubernur Papua, Lukas Enembe. (27/12/2014)

Ir. Mesak Tegai, sebagai Korwil dan DPD BINA BANGUN BANGSA Prov. Papua, yang merupakan bagian dari kepanitiaan yang mempersiapkan segala sesuatunya dalam penyelenggaran dan penyambutan Rombongan Presiden Jokowi, sangat berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu acara nasional ini dapat terselenggara dengan mudah dan lancar.

Semoga ini menjadi momentum awalan yang bagus dari rencana percepatan pembangunan dan pemberdayaan Rakyat Papua yang berkeadilan dan berkesejahteraan sesuai dengan apa yang disampaikan dan janji Bapak Jokowi sebagai Presiden RI 2014-2019, benar-benar diwujudkan dan dirasakan langsung oleh Rakyat atau Masyarakat Papua dan Papua Barat.

Adapun Pidato Presiden Jokowi dalam perayaan Natal kali ini adalah :

Yang saya hormati seluruh menteri yang hadir,

Yang saya hormati Bapak Gubernur, Wakil Gubernur Papua dan Papua Barat beserta seluruh Bupati dan Walikota yang hadir,

Yang mulia Duta-Duta Besar yang pada malam hari ini hadir, pimpinan TNI – Polri, Ketua Sinode GKI di seluruh tanah air, dan seluruh umat Kristiani di Jayapura dan seluruh tanah air.

Hadirin dan undangan yang berbahagia, Tadi sore saya sudah meletakkan batu pertama pembangunan pasar di Sentani sesuai dengan janji saya, dan akan diikuti dengan peletakan batu pertama untuk 4 pasar yang lain yang ada di tanah Papua. Supaya pasar tidak kalah dengan mal.

Hadirin dan tamu undangan yang berbahagia, Perayaan Natal Bersama Tingkat Nasional tahun ini kita pusatkan di Tanah Papua, di kota Jayapura.

Dua bulan yang lalu, saya perintahkan kepada Ibu Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembese, yang juga berasal dari Papua. “Bu Menteri, nanti perayaan nasional Hari Natal saya ingin di Papua, kira-kira siap tidak?”.

Setelah telpon pada Gubernur, Bu Menteri menyampaikan, “Bisa Pak, siap dilakukan di Jayapura.” Langsung saya perintahkan, “Ya pindahkan saja dari Jakarta ke Jayapura”. Tapi tadi sore ada permintaan lagi dari mama-mama di Pasar Sentani dan di Pasar Mama. Disampaikan kepada saya, “Pak Presiden ini Natalnya kan sudah di Jayapura, nanti  tahun depan, tahun barunya juga di Papua lagi?”. Saya sampaikan sekalian, setiap tahun saya akan ke Papua minimal 3 kali. “Nanti kira-kira, saya ke sini baru 2 kali, tambah satu lagi. Minimal tiga kali”.

Dalam kesempatan yang baik ini, saya ingin menyampaikan ucapan Selamat Hari Natal disertai  salam hormat dan salam bahagia kepada seluruh umat Kristiani, baik yang berada di kota Jayapura, yang berada di tanah Papua, maupun di seluruh tanah air Indonesia.

Semoga perayaan Natal bersama tahun ini dapat memberikan kedamaian, dapat memberikan kebahagiaan, dapat memberikan kesejahteraan bagi saudara-saudara semuanya. Perayaan Natal kali ini juga kita harapkan benar-benar akan dapat membawa suasana damai kepada siapa saja yang merayakannya, termasuk kepada saudara-saudara kita di tanah Papua ini, dan momentum ini harus menjadi kabar yang baik untuk mewujudkan Tanah Papua sebagai tanah yang damai.

Dan di tengah perayaan Natal ini, saya ingin menyampaikan menyesalkan terjadinya kekerasan di Enarotali, di Kabupaten Paniai, baru-baru ini. Saya ikut berempati terhadap keluarga korban kekerasan, dan saya ingin kasus ini diselesaikan secepat-cepatya. Agar tidak terulang kembali di masa yang akan datang. Kita ingin sekali lagi Tanah Papua sebagai tanah yang damai. Kedatangan saya ke Tanah Papua, saya ingin pergunakan sebanyak-banyaknya untuk lebih banyak mendengar suara rakyat Papua. Semangat untuk mendengar dan berdialog dengan hati. Inilah yang ingin saya gunakan sebagai fondasi untuk menatap masa depan Tanah Papua, karena saya melihat rakyat Papua tidak hanya membutuhkan pelayanan kesehatan, tidak hanya membutuhkan layanan pendidikan, tidak hanya membutuhkan pembangunan jalan, jembatan, dan pelabuhan saja.

Namun rakyat Papua juga butuh didengar dan diajak bicara. Itulah sikap dasar saya dalam membicarakan setiap persoalan-persoalan yang ada di Papua. Kita ingin semuanya kita akhiri konflik, jangan ada lagi kekerasan.

Marilah kita bersatu, yang masih di dalam hutan, yang masih berada di atas gunung-gunung, marilah kita bersama-sama membangun Papua sebagai Tanah Yang Damai. Marilah kita pelihara rasa saling percaya di antara kita, sehingga kita bisa berbicara dengan suasana yang damai, dan sejuk. Karena dengan cara itulah, Natal akan membawa kabar baik bagi kita semuanya.

Hadirin yang saya hormati, hadirin yang berbahadia, Akhirnya sekali lagi saya ucapkan Selamat Natal 2014 dan Selamat Menyongsong Tahun Baru 2015. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikati kita semua. Assalamu ‘alaikum warohmatullahi wabarokatuh. Sumber: https://setkab.go.id/pidato-presiden-joko-widodo-pada-perayaan-natal-bersama-nasional-2014-di-stadion-mandala-jayapura-papua-27-desember-2014/

Pengusaha Besar Wajib Gandeng UKM Menghadapi MEA 2015

Pengusaha Besar Wajib Gandeng UKM Menghadapi MEA 2015

Jakarta, BINA BANGUN BANGSA – Pelaku bisnis dan pengusaha besar nasional diharapkan membangun kemitraan dengan menggandeng pelaku UKM dalam negeri, khususnya pelaku industri kreatif, sehingga akan menjadi solusi terhadap masalah pemberdayaan UKM saat ini, terkait dengan akses permodalan dan pembiayaan serta pengembangannya, termasuk tekhnologi tepat guna dan penguatan pemasaran.

Konsultan Umum BINA BANGUN BANGSA, Nur Ridwan mengatakan bahwa potensi UKM Indonesia adalah sangat besar, karena telah memberikan kontribusi yang signifikan terhadap besaran perdagangan dalam negeri dan pertumbuhan perekonomian nasional.

Dengan jumlah sekitar 60 juta pelaku UKM, menjadikan UKM merupakan sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja, sehingga menciptakan lapangan usaha dan kerja bagi kelompok usia kerja di bangsa ini.

“Dan bahkan menurut statistik, UKM telah menjadi kontributor terbesar terhadap PDB Indonesia, yang semakin lama semakin meningkat”, jelas Nur Ridwan kepada Portal.

Ditambahkannya lagi bahwa dengan pertumbuhan dunia UKM yang rata-rata di kisaran 23,3 persen setiap tahunnya, berarti menandakan ini adalah potensi yang sangat besar sekali, yang bisa menjadi nilai daya saing nasional terhadap perekonomian global.

“Tetapi permasalahan klasik bagi dunia UKM saat ini, masih saja terantuk dengan masalah manajemen, permodalan dan atau pembiayaan serta penjaminannya, yang ditambah dengan kondisi beban produksi dan operasional yang semakin lama semakin meningkat dari tahun ke tahun”, tambahnya.

Adalah merupakan kewajiban bagi Pemerintah dan termasuk juga pelaku bisnis dan pengusaha besar nasional, untuk membina dan mengembangkan dunia UKM dalam negeri, demi percepatan perekonomian nasional secara keseluruhan, yang bahkan malah sudah diatur dalam UU No. 20 Tahun 2008 tentang UMKM.

“Sudah seharusnya Pemerintah dan Pengusaha Besar Nasional lebih memberikan kemudahan dan penguatan dalam pemberdayaan UKM kita, yang apalagi ke depannya sudah harus siap-siap menghadapi tantangan Masyarakat Ekonomi ASEAN atau Pasar Bebas ASEAN 2015 ini”, katanya lagi. (RN)

Menyambut Kedatangan Presiden Jokowi Natal Bersama di Negeri Papua

Menyambut Kedatangan Presiden Jokowi Natal Bersama di Negeri Papua

Papua, BINA BANGUN BANGSA – Sudah bisa dipastikan bahwa Presiden Jokowi akan hadir dalam perayaan Natal Nasional 2014 ini di Papua (27-28/12). Dengan berbagai persiapan yang sudah dilakukan oleh tim Panitia Natal dari Pusat, hingga Panitia Acara yang di Papua. Apalagi tim kepresidenan dan protokoler kenegaraan yang sudah tiba di Papua sejak beberapa hari yang lalu.

Sesuai dengan informasi yang didapat, Yohana Yembise selaku Ketua Perayaan Natal Nasional 2014, yang juga merupakan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, menyatakan bahwa agenda Presiden Jokowi yang rencananya akan didampingi oleh sejumlah menteri Kabinet Kerja beserta Sekretaris Kabinet, akan merayakan Natal Bersama dengan sejumlah undangan dan masyarakat Adat serta keluarga besar Universitas Cendrawasih, termasuk juga dengan para relawan Jokowi beserta perkumpulan PAPPRI dan masyarakat umum lainnya, selain agenda Presiden untuk meresmikan sejumlah tempat serta kunjungan blusukan lainnya.

Mesak Tegai, Ketua DPD BINA BANGUN BANGSA Provinsi Papua, sebagai koordinator Tim Panitia Acara yang di Papua, mengatakan bahwa Papua sudah siap menyambut kedatangan RI1, Joko Widodo beserta rombongan dari Pusat. Dia menyatakan bahwa segala sesuatunya sudah dikondisikan dengan setiap saat yang selalu berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait di daerah, demi sukses terselenggaranya acara yang bersifat penting dan berskala nasional ini.

“Tadi sudah datang Panglima Kodam Cendrawasih dan Walikota Jayapura, memeriksa kesiapan acaranya”, kata Mesak Tegai melalui hubungan ponsel kepada Portal Infokom.

Ditambahkannya bahwa walaupun semua terkesan semrawut, tetapi dijamin kondusif aman dan terkendali, sehingga semua masih sesuai standar penyelenggaraan acara kenegaraan.

“Sekarang kami sedang tahap finishing dan clearing, terutama di Gedung GOR Waringin ini”, jelas Mesak Tegai, yang katanya hampir siang malam memeriksa kesiapan timnya.

Karena menurutnya ini adalah momentum penting bagi Papua kini dan ke depannya, karena ini adalah kali pertamaya Presiden Jokowi datang kembali ke Papua setelah menjadi orang nomor satu di Republik ini.

“Semoga dengan semangat Natal tahun ini yang dihadiri langsung oleh Presiden Jokowi, akan membawa pertanda baik bagi keberlangsungan hidup dan masa depan yang lebih cerah bagi kami, masyarakat Papua ke depannya”, harap Mesak lagi.

Sebelumya diberitakan mengenai agenda pada 27 Desember 2014, Jokowi akan mengunjungi Jayapura dan keesokan harinya berkunjung ke Wamena di Kabupaten Jayawijaya, yang kemudian rencananya Presiden Jokowi akan mengakhiri kunjunganya di Kota Sorong, Papua Barat, pada 29 Desember 2014. (RN)

Deddy E. Tanjung : Penggiat UKM Indonesia

Deddy E. Tanjung : Penggiat UKM Indonesia

Jakarta, BINA BANGUN BANGSA – Perkembangan dunia UKM Indonesia (Usaha Kecil Menengah), tidaklah bisa terlepas dari sumbangsih dan kontribusi seorang Ir. Deddy E. Tanjung, MBA, MM., karena dedikasinya yang selama ini sebagai penggiat UKM di Indonesia.

Sebagai Konsultan Pendampingan Pemberdayaan Sektor Riil dan UMKM, Deddy E. Tanjung yang biasa dipanggil Bang Edo sebagai panggilan akrabnya, berbagi pengetahuan dan pengalamannya kepada masyarakat dan kawula muda, yang harapannya untuk dapat menciptakan wirausahawan muda, mandiri yang kreatif dan berhasil dalam mengembangkan potensi UKM Indonesia, yang terbukti bahwa UKM telah menjadi kontributor terbesar dan penggerak utama bagi percepatan pembangunan perekonomian nasional selama ini.

Selain aktif sebagai Konsultan Ahli di Bank Indonesia, pria yang terkenal ramah ini pun sering  mengadakan dan menghadiri berbagai seminar dan diskusi ilmiah dengan banyak kalangan umum, termasuk juga Deddy sering diminta menjadi staff pengajar di berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta di Jakarta maupun di daerah, yang membawa semangat kewirausahaan agar siapa pun harus berani untuk menjadi pengusaha dan tidak takut gagal dalam memulai bisnisnya.

Berbagai ide peluang usaha dan pengetahuannya di bidang pemberdayaan ekonomi riil, selalu dituangkan Deddy melalui blog miliknya ( http://usaha-umkm.blog.com ). Dan sejumlah informasi dan penawaran kerja sama serta berbagai layanan jasa konsultansinya hingga saat ini sudah banyak membantu khalayak umum yang ingin memulai dan mengembangkan jiwa wirausahanya, terutama bagi pemula yang tidak perlu lagi susah payah mencari referensi terpercaya dalam memulai bisnisnya.

Sudah banyak pendampingan dan pengabdiannya terhadap terhadap kemajuan UKM Indonesia, ditandai dengan berbagai pelatihan dan pendampingan yang telah ia lakukan ke berbagai daerah di Nusantara ini. Dengan berbagai pendampingan mitra binaan yang tercipta di berbagai pelosok negeri, sebagian Sumatera dan setiap daerah di pulau Jawa dan Sulawesi selain korespodensi onlinenya yang menjangkau daerah-daerah lainnya di seluruh Indonesia.

Apalagi dengan kemampuannya, Deddy pun dapat membantu bagi setiap pelaku UKM untuk mendapatkan akses perbankan dalam mendapatkan bantuan permodalan dari sisi perbankan yang jauh lebih mudah dan murah, sehingga dapat membantu setiap pelaku UKM dalam meningkatkan kualitas dan produktivitasnya.

Maka tidaklah berlebihan apabila berbagai penghargaan telah diberikan kepada Deddy E. Tanjung, yang merupakan satu sosok penggiat pemberdayaan masyarakat yang terbukti telah mampu menggerakkan perekonomian UKM Indonesia demi terwujudnya masyarakat Indonesia yang kreatif, mandiri dan sejahtera.

– Nama Lengkap: Ir. Deddy Edward Tanjung, MBA, MM
– Tempat/Tgl Lahir: Bukittinggi, 3 Juli 1959
– Pendidikan Formal:
* SMA Negeri Maninjau, Sumatera Barat
* Sarjana Institut Pertanian Bogor  (IPB), Bogor, Jawa Barat
* Magister Busniness Administration (MBA) dan
* Master Manajemen (MM) Institut Pendidikan dan Pengembangan Manajemen (IPPM), Jakarta

Presiden Jokowi Merayakan Natal Bersama di Papua

Presiden Jokowi Merayakan Natal Bersama di Papua

Papua, BINA BANGUN BANGSA – Presiden Joko Widodo akan mengunjungi Papua pada tanggal 27 Desember ini, dalam momen memperingati Hari Natal Nasional 2014 yang kali ini diselenggarakan di Papua. Selain memperingati acara Natal Nasional, Presiden yang didampingi oleh sejumlah Menteri Kabinet Kerja, akan meninjau beberapa daerah dan daerah perbatasan serta berdialog dengan berbagai Tokoh Adat dan Masyarakat Papua, demikian yang disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo pada kesempatan pers beberapa waktu yang lalu.

Berkaitan dengan hal itu, maka Panitia Acara Perayaan Natal di Papua, Mesak Tegai, Korwil dan Ketua DPD BINA BANGUN BANGSA Provinsi Papua menyatakan kesiapannya yang sudah dilakukan oleh Tim Daerah di bawah koordinasi Tim Panitia Nasional Perayaan Natal 2014, pimpinan Yohana Yembise, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam Kabinet Kerja 2014-2019.

“Ini merupakan sejarah yang sangat bernilai dan penting bagi masyarakat Papua, bahwa Perayaan Natal Nasional bersama Presiden RI akan dilaksanakan di Papua”, kata Mesak Tegai kepada Portal Infokom.

Karena menurutnya, dengan semangat Natal, semoga akan membawa kasih damai bagi keberlangsungan hidup bermasyarakat di negeri Papua saat ini, yang kondisinya masih belum kondusif akibat sering terganggu oleh berbagai masalah-masalah konflik sosial.

Ditambahkannya bahwa saat ini hingga acaranya nanti, panitia daerah sudah mempersiapkan segala sesuatunya, dari tempat berlangsungnya acara yang rencananya diadakan di GOR Waringin, Kota Jayapura, Papua, hingga pengamanan yang melibatkan segala unsur Pimpinan Pemda termasuk tokoh adat dan masyarakat, yang katanya akan dihadiri oleh lebih dari 4000 undangan.

“Koordinasi setiap saat dilakukan, terutama pula Gubernur beserta Wakil Gubernur pun turun tangan dalam menyambut kedatangan Presiden termasuk Pangdam Cendrawasih”, kata Mesak Tegai yang juga adalah sebagai Ketua PAPPRI-Papua.

Berbagai agenda Presiden Jokowi telah disusun sedemikian padatnya, yang diantaranya adalah jadwal bertatap muka dengan sejumlah Tokoh Adat dan Masyarakat Papua beserta sejumlah relawan dan seniman budayawan, selain berbagai peresmian dan kunjungan lainnya.

“Walaupun semua terkesan buru-buru, tetapi pada prinsipnya semua aman terkendali”, ujar Mesak lagi. (RN)

Wacana : Kota Palu sebagai Alternatif Ibukota Negara

Wacana : Kota Palu sebagai Alternatif Ibukota Negara

PORTAL INFOKOM – Wacana tentang pemindahan Ibukota Negara Indonesia ke daerah yang lebih baik mencuat kembali, sebagai imbas dari keadaan dan kondisi Jakarta yang saat ini sudah tidak lagi ideal sebagai Ibukota Negara, yang seharusnya berada di kawasan yang lebih kondusif bagi pusat segala urusan pemerintahan dan kenegaraan.
Kondisi Jakarta yang semakin diperparah dengan masalah kemacetan dan banjir yang tak kunjung tuntas, adalah sebagian kecil dari faktor penyebab utamanya, termasuk pula dengan masalah pemukiman dan tata lingkungan, yang tergolong sebagai daerah dengan tingkat polusi yang tinggi, sehingga mengakibatkan berkurangnya kualitas hidup dan kesehatan yang semakin lama semakin memprihatinkan bagi penduduk Jakarta.

Apalagi mengingat wilayah Jakarta yang semakin terbatas, dan sulit untuk di tata ulang kembali, akibat pertumbuhan penduduk dan dampak urbanisasi yang semakin tahun semakin juga meningkat, turut pula menimbulkan masalah-masalah baru, terutama masalah kawasan kumuh yang padat penduduk, sehingga menimbulkan masalah-masalah ekonomi dan penyakit sosial lainnya.

Berkaitan dengan hal itu semua, Ketua Umum BINA BANGUN BANGSA, Nur Ridwan pun mengharapkan agar wacana ini dapat menjadi pertimbangan bagi pemerintahan saat ini.

Nur Ridwan mengusulkan agar pemindahan Ibukota sebaiknya dipusatkan ke daerah atau wilayah yang kedudukanya merupakan sentral dari kewilayahan NKRI yang secara geografis membujur dari Papua hingga Aceh.

“Sehingga secara strategis dapat menjangkau ke segala arah dan wilayah, seluruh negeri Nusantara ini, yang akan membawa manfaat yang positif bagi pemerintahan dan pembangunan Indonesia secara keseluruhan”, kata Nur Ridwan kepada Portal.

lanjutnya, Jakarta bisa tetap menjadi pusat perekonomian dan bisnis dunia, yang setara dengan kota-kota besar lainnya, sedangan untuk demi percepatan pemerataan pembangunan secara keseluruhan, sebaiknya Ibukota pemerintahan dan kenegaraan berada di pusat kewilayahan Indonesia.

Teluk Palu

Apalagi menurutnya ini adalah merupakan suatu jawaban dari tantangan ke depan, yang mengharuskan pemerintah untuk mampu menjaga kedaulatan dan keutuhan secara kewilayahan NKRI, terhadap segala ancaman disintegrasi bangsa dan negara Indonesia, baik dari faktor internal maupun eksternal, akibat isu-isu pemerataan pembangunan dan politik global.

“Dan menurut saya Kota Palu merupakan kota yang ideal bagi Ibukota Negara, karena letaknya yang secara geografis merupakan kota sentral, yang berada tepat di tengah-tengah kewilayahan negeri Nusantara ini, ibaratnya Kota Palu adalah Mutiaranya Indonesia”, terang Nur Ridwan.

Karena secara strategis kewilayahannya, Kota Palu sebagai Kota teluk dan lembah yang dikelilingi oleh bukit-bukit pegunungan yang indah, adalah merupakan satu-satunya daerah di Propinsi Sulawesi Tengah yang memiliki karakteristik khusus secara kewilayahannya, yang tiada dimiliki oleh daerah lainnya, karena memiliki inter koneksi dengan sembilan propinsi di sekitarnya (Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Kalimantan Selatan, Kalimatan Timur, Kalimantan Utara, Kep. Maluku -Red).

GeoStrategis Indonesia

Apalagi secara geostrategis ekonomi global, Kota Palu bisa juga menjadi pintu gerbang utama perdagangan dengan negara-negara maju di belahan utara, yakni China, Jepang, Korea Selatan dan Korea Utara, Taiwan dan Philippine, karena termasuk kota yang dilalui jalur perdagangan dan transportasi Internasional (ALKI 2-Red) yang menghubungkan perdagangan Asia-Pasifik dan Timur Tengah.

“Maka tidak heran kalau Kota Palu, yang dipimpin oleh Walikota Rusdi Mastura saat ini sedang berkembang pesat, selain sebagai kota Industri, Kota Palu pun merupakan Kota di Sulawesi Tengah yang berstatus sebagai Kota Kawasan Ekonomi Khusus (KEK-Red)”, tambahnya.

Harapannya semoga usulan ini bisa menjadi solusi yang efektif, walaupun masih memerlukan kajian dan pembahasan serta perencanaan khusus, sebagai bentuk upaya yang serius dalam percepatan pemerataan pembangunan untuk kawasan Indonesia wilayah Timur, yang semenjak Proklamasi Indonesia hingga saat ini, masih jauh tertinggal dari kawasan Indonesia bagian Barat. (RN)

Bahlil Lahadalia, Kandidat Kuat Ketua Umum HIPMI 2015-2018

Jakarta, BINA BANGUN BANGSA – Kandidat menguat kepada sosok calon Ketua Umum BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) untuk periode 2015-2018, yaitu Bahlil Lahadalia, yang saat ini masih menjabat sebagai Ketua Bidang Infrastruktur dan Properti BPP HIPMI, pun mendapat tanggapan dan pandangan dari Ketua Umum BINA BANGUN BANGSA, Nur Ridwan, yang menilai bahwa Bahlil Lahadalia memang pantas untuk memimpin HIPMI ke depan, berperan dalam percepatan pembangunan Indonesia.

Pertimbangannya adalah selain dari aspek sebagai pengusaha muda yang telah berhasil berkarya nyata dan berkembang di bidang usaha dan bisnisnya, menurut Nur Ridwan, Bahlil adalah merupakan pengusaha nasional yang peduli terhadap masa depan bangsa dan negara Indonesia, yang harapannya dapat dikelola dengan lebih baik lagi, demi sebesar-besarnya kemakmuran bangsa Indonesia.

“Saatnya HIPMI menjadi pelopor percepatan pembangunan dan perekonomian bagi bangsa di negeri ini, sehingga seharusnya HIPMI dipimpin oleh sosok yang memiliki jiwa pembangunan, dengan terus berkarya nyata, membangun masa depan Indonesia yang lebih baik, apalagi tantangan perekonomian dan bisnis global yang semakin ketat”, kata Nur Ridwan kepada Portal.

Selain itu, Bahlil Lahadalia, pria kelahiran Papua ini, adalah sosok pengusaha yang walaupun pernah berangkat dari keluarga yang bersahaja dan penuh keterbatasan ini, karena pernah juga mengalami kehidupan sebagai supir angkutan umum dan penjual koran, yang kan tetapi dengan kesungguhan dan keikhlasan serta kesemangatannya yang tinggi, dalam menggapai cita-cita dan impiannya, membuat Bahlil kuat ditempa berbagai ujian dan cobaan dalam kehidupannya, yang malah semakin membuatnya tumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang mandiri dan tangguh.

“Bahlil mampu membuktikan bahwa cita-cita dan impian bukanlah berakhir sebagai khayalan semata, karena bisa diraih dan didapatkan, diwujudkan dengan jiwa semangat dan tekad, untuk menuai keberhasilan, sehingga Bahlil pantas menjadi sosok inspiratif bagi generasi muda bangsa ini”, terangnya lagi. (RNF)