Dana Otsus Papua: Bangun 100 Rumah di Biak Numfor

Dana Otsus Papua: Bangun 100 Rumah di Biak Numfor

Papua, BINA BANGUN BANGSA – Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, Papua, pada tahun anggaran 2015 mengalokasikan dana otonomi khusus Papua sebesar Rp15 miliar untuk membangun 100 rumah layak huni bagi masyarakat di berbagai kampung dan distrik.

Bupati Biak Numfor Thomas Ondy di Biak, Sabtu, mengatakan bahwa program pembangunan rumah layak huni itu sejalan dengan kebijakan Gubernur Papua Lukas Enembe untuk pemanfaatan dana otonomi khusus (otsus) Papua.

‘Pemerintah kabupaten/kota diminta mengalokasi dana otsus Papua 10 persen untuk membangun rumah sehat dan layak huni, ya, Pemkab Biak Numfor secara bertahap sudah merealisasikan kebijakan Gubernur Lukas Enembe,’ kata Bupati Thomas Ondy.

Dari data saat ini, kata dia, kebutuhan rumah layak huni masih banyak diinginkan masyarakat asli Papua yangmasih hidup dalam keterbatasan ekonomi.

Pemkab Biak, lanjut Bupati Thomas, dengan program yang diprioritaskan pada sektor kesehatan, pendidikan, pembangunan infsrastruktur dasar masyarakat, pemberdayaan ekonomi dalam rangka mewujudkan visi dan misi Biak bangkit, mandiri, dan sejahtera untuk perubahan.

‘Saya berharap pembangunan fisik rumah pada tahun anggaran 2015 yang ditangani Dinas Pekerjaan Umum dapat berjalan lancar sehingga kebutuhan rumah warga dapat dipenuhi pemkab secara bertahap”, pungkas Thomas Ondy.(ant/rd)

Masyarakat Papua Cinta PANCASILA

Jakarta, BINA BANGUN BANGSA – Menjelang peringatan Hari Lahir PANCASILA pada tanggal 1 Juni 2015, persiapan penyelenggaraan berbagai acara yang diprakarsai oleh Majelis Gerakan Masyarakat Gotong Royong PANCASILA ( GEMA GONG PANCASILA ), pimpinan Wardi Jien, SH, semakin mendapat atensi dan apresiasi dari berbagai daerah.

Terlebih datang dari masyarakat dan unsur kerajaan yang berada di Papua, di bawah kepemimpinan Ratu Kokoda, Sorong Selatan, yang sangat antusias terhadap visi misi GEMA GONG PANCASILA dalam melestarikan nilai-nilai PANCASILA sebagai ideologi dan falsafah bangsa dan negara Indonesia yang tercinta ini.

Begitupun halnya dari Forum Silaturahmi Keraton se-Nusantara di Papua Barat, langsung dari Ratu Maibrat, Sorong, yang menginginkan hal yang sama dengan harapan dari Raja-Raja di Papua agar pimpinan Majelis Gema Gong PANCASILA dapat mengadakan puncak acaranya tersebut dengan pembacaan Ikrar Janji Setia kepada PANCASILA yakni di tanah Papua, mengingat bahwa peristiwa ini akan menjadi momentum yang sangat tepat demi keberlangsungan kehidupan masyarakat di tanah Papua dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia ( NKRI ) dalam mewujudkan pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Papua ke depannya yang lebih baik, sesuai dengan nilai-nilai PANCASILA dan UUD 1945.(***)