Bantuan Pemerintah untuk UMKM Melalui Kemenkop UKM

Jakarta, BINA BANGUN BANGSA – Selama pandemi COVID-19 melanda Indonesia, banyak para pelaku UMKM yang banyak mengalami kerugian atau bahkan gulung tikar. Di tengah situasi yang sulit ini, pemerintah mempunyai banyak program bantuan untuk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang terdampak pandemi COVID-19.

Apa itu Bantuan Subsidi UMKM?
Sebelum mengetahui jenis-jenis bantuan yang diberikan pemerintah kepada para pelaku UMKM, alangkah baiknya jika kita lebih dulu mengetahui apa itu bantuan subsidi atau BLT UMKM. Bantuan subsidi atau Bantuan Langsung Tunai (BLT) UMKM adalah program bantuan dari pemerintah berupa uang tunai atau bantuan lainnya kepada para pelaku UMKM.

Program bantuan dari pemerintah ini ditujukan kepada para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) agar tetap bisa bertahan selama masa pandemi. Pada rencananya ada sekitar 12,8 juta pelaku UMKM yang menjadi target sasaran program bantuan ini. Saat ini sudah terhitung pemerintah memberikan bantuan ini dengan total mencapai 15,36 triliun rupiah dan diharapkan bantuan ini dapat diserap secara maksimal dan tepat sasaran.

Jenis Bantuan Subsidi UMKM

  1. Kredit Usaha Rakyat (KUR)
    Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) adalah salah satu program pemerintah untuk meningkatkan akses pembiayaan kepada para pelaku UMKM dalam bentuk pinjaman atau kredit. Sumber dana didapat dari Lembaga Keuanga Penyalur KUR. Tujuan dari KUR ini antara lain:
  • Meningkatkan dan memperluas akses pembiayaan kepada usaha produktif
  • Meningkatkan kapasitas daya saing UMKM
  • Mendorong pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja
  1. LPDB KUKM
    Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB KUKM) adalah Lembaga yang mengelola dana untuk pembiayaan KUKM berupa pinjaman dan pembiayaan lainnya yang sesuai dengan kebutuhan pelaku KUMKM. Kriteria penerima bantuan dari LPDB KUKM ini akan ditentukan oleh LPDB KUKM sendiri.
  2. Program Pemulihan Ekonomi Nasional (Program PEN)
    Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) adalah program bantuan yang diberikan oleh pemerintah melalui Kementerian Keuangan Republik Indonesia kepada UMKM dalam bentuk subsidi bunga/subsidi margin agar mampu bertahan dari dampak pandemi COVID-19

Kriteria Penerima Bantuan Program PEN

Program subsidi bunga/subsidi margin ini ditujukan bagi UMKM yang memiliki pinjaman produktif dengan plafon maksimal Rp.10 Miliar. Subsidi UMKM program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) ditujukan bagi UMKM yang memenuhi kriteria sebagai berikut:

  • Memiliki baki debet Kredit/Pembiayaan aktif per 29 Februari 2020
  • Tidak termasuk dalam Daftar Hitam Nasional
  • Memiliki kategori performing loan lancar dengan kolektibilitas 1 atau 2 per 29 Februari 2020
  • Memiliki NPWP atau mendaftar untuk mendapatkan NPWP
  • Harus memperoleh restrukturisasi dari Penyalur Kredit/Pembiayaan untuk Debitur memiliki plafon Kredit/Pembiayaan kumulatif di atas Rp.500.000.000 (lima ratus juta rupiah) sampai dengan Rp.10.000.000.000 (sepuluh miliar rupiah)
  • Debitur Koperasi selain kriteria di atas, Debitur harus memenuhi kriteria yang diatur oleh Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah
  1. Program Banpres Produktif untuk Usaha Mikro (BPUM)
    Banpres Produktif untuk Usaha Mikro adalah bantuan yang diberikan oleh pemerintah yang bersumber dari APBN dalam bentuk uang tunai kepada para pelaku UMKM. Bantuan ini diberikan dalam bentuk permodalan usaha sebesar 1,2 juta rupiah untuk para pelaku usaha UMKM.

Kriteria Penerima Bantuan Program BPUM :

  • Warga Negara Indonesia
  • Mempunyai Nomor Induk Kependudukan
  • Memiliki Usaha Mikro
  • Bukan ASN, TNI/POLRI, serta Pegawai BUMN/BUMD
  • Tidak sedang menerima kredit atau pembiayaan dari perbankan dan KUR
  • Bagi pelaku Usaha Mikro yang memiliki KTP dan domisili usaha yang berbeda, dapat melampirkan Surat Keterangan Usaha (SKU)

Sumber: https://kemenkopukm.go.id/read/program-banpres-produktif-untuk-usaha-mikro

Bimtek Aparatur Desa

Bimtek Aparatur Desa atau diklat untuk Kepala Desa maupun Sekretaris Desa beserta seluruh perangkat dan staf Desa sangat diperlukan untuk meningkatkan kemampuan dan kinerja dalam pengabdiannya bagi pembangunan dan masyarakat Desa. Dengan mengikuti Bimtek untuk Aparatur Desa para pejabat desa diharapkan dapat lebih optimal lagi melaksanakan dalam tugas dan fungsinya sesuai dengan jabatan yang diemban, sehingga dapat menjalankan pemerintahan dan dan memajukan pembangunan Desa sesuai harapan masyarakat desanya.

Berikut adalah materi Bimtek untuk Aparatur Desa Tahun Anggaran 2023

  1. Perencanaan Pembangunan Desa (menyusun RPJMDes dan APBDes)
  2. Bimtek Pengelolaan Keuangan Desa, dari Perencanaan sampai Pelaporan
  3. Pengelolaan dan Pengembangan BUMDES (Badan Usaha Milik Desa)
  4. Bimtek Pendampingan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa
  5. Pengadaan Barang/Jasa dengan Swakelola
  6. Bimtek Manajemen Keuangan Desa Sesuai UU No. 06 Tahun 2014
  7. Pedoman Pengelolaan Keuangan Desa Berdasarkan Permendagri 20 Tahun 2018.
  8. Tata Cara Pengangkatan Perangkat Desa Sebagai PNS Menurut Peraturan
  9. Pedoman Penyusunan Profil Desa
  10. Tata Cara Pembuatan RPJMDESA Dan RKPDESA
  11. Manajemen Aset Desa
  12. Pengelolaan Keuangan Desa Berbasis Sistem Keuangan
  13. Strategi Fasilitator Pemberdayaan Masyarakat
  14. Pedoman Tata Cara Pengadaan Barang/Jasa di Desa
  15. Tata Cara Pengelolaan Keuangan Desa Termasuk Anggaran Dana
  16. Tata Cara Pengelolaan Kekayaan Desa
  17. Tata Cara Pembuatan Laporan Pertanggungjawaban Pengelolaan Keuangan
  18. Tata Cara Penyusunan Peraturan di Desa
  19. Rencana Strategis (Renstra) Pelaksanaan dan Pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) Berdasarkan Permendagri 113 Tahun 2014.
  20. Pencegahan Tindak Pidana Korupsi Bagi Kades dan TPK
  21. Penguatan Kapasitas Kepala Desa dan Aparatur Desa
  22. Kompetensi Pemerintahan Desa dan Pengelolaan Keuangan Desa
  23. Digital Talent bagi Aparatur Desa
  24. Smart Desa Berbasis IT dan Digitalisasi

Putra Daerah Poso Sulawesi Tengah Bicara dalam Forum Internasional G20 di Bali

Bali, BINA BANGUN BANGSA – Peran Pendidikan dalam meningkatkan kemampuan SDM (Sumber Daya Manusia) dalam Pengembangan Pariwisata dan Kawasan Wisata menjadi hal pertama yang disampaikan Ahmad Rifai pada acara 1st International Conference of Manpower and Suistanable Development (IMSIDE) G20 di Jimbaran, Bali.(09/09/2022)

Kemudian aktivis HMI ini lanjut menjelaskan paparan makalahnya yang berjudul “Human Resources Development in the Field Tourism: in view of Tourism Potential in Developing Region”, bahwa selain pendidikan dan peningkatan SDM, yang kedua adalah tentang bagaimana Konsep dan Praktek Good Governance dan ketiga yaitu bagaimana Efektivitas Pengembangan Kawasan Wisata, yang kesemua hal itu perlu disusun dalam rangka pemulihan ekonomi dan meningkatkan pembangunan daerah dari sektor Pariwisata.

Ahmad Rifai, pemuda daerah asli Sulawesi Tengah lahir di Poso 6 Juli 1996 ini berhasil terpilih dari sekian ribuan calon kandidat yang mendaftarkan diri supaya bisa ikut kegiatan berskala internasional ini.

“Saya berharap melalui forum internasional ini menjadi masukan untuk daerah-daerah berkembang yang serius meningkatkan pendapatannya di sektor pariwisata” pungkas Ahmad Rifai.(IDW)

.

Usaha Kuliner dengan Potensi Omzet di Atas Puluhan Juta per Bulan

Jakarta, BINA BANGUN BANGSA – Lebih dari 1000+ orang sudah mengambil keputusan untuk bermitra bersama DKriuk Fried Chicken, usaha mikro kecil menengah bidang kuliner dengan sistem kemitraan yang sudah dibangun sejak tahun 2020, yang menghadirkan berbagai menu yang inovatif serta paket kemitraan yang ekonomis.

Berkantor pusat di Bandung di bawah manajemen PT Raja Rasa Kuliner, outlet DKriuk Fried Chicken saat ini sudah mencapai 1.556 oulet, yang tersebar meliputi wilayah DKI Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi, Tangerang, dan sekitarnya.

Usaha yang telah mengantongi perizinan dan sertifikat halal dari MUI dan Kementerian Agama RI ini juga telah banyak mengantongi banyak penghargaan, di antaranya adalah DKriuk pernah mendapat penghargaan sebagai The Most Prospective Franchise Brand tahun 2022 dari Majalah Franchise Indonesia. Lalu pernah menjadi  NO. 1 THE BEST FRANCHISE AWARD 2022 dan NO. 1 THE BEST PRUDUCT & BRAND AWARD 2022 dari Trust MARK Indonesian Award Standard.

DKriuk membuka peluang kerjasama kemitraan dengan berbagai jenis paket kemitraan yang ekonomis serta didukung dengan pelatihan dan pendampingan bagi mitra untuk menjalankan usaha DKriuk Fried Chicken. Dengan paket kemitraan yang terjangkau bagi pelaku usaha pemula, yaitu dari mulai 17 jutaan, 20 Jutaan (Silver) hingga sampai 23 jutaan (Gold).

Untuk menjadi Mitra Dkriuk Fried Chicken dapat menghubungi :
0821 1783 3330 (Pusat)
0811 8813 350 (Jabodetabek)

  

SEIS Band Asal Kota Palu Siap Masuk Kancah Musik Nasional

Jakarta, BINA BANGUN BANGSA – Generasi muda Sulawesi Tengah harus berani menjemput impian dan jangan pernah putus asa dalam mewujudkan cita-citanya.

Hal itu disampaikan Ketua Formatus MUBES IKST (Ikatan Keluarga Sulawesi Tengah) Tahun 2022, Dr. Drs. Mulyadin Malik, CiGS, kepada SEIS Band group anak muda asal kota Palu yang datang silaturahim ke kantornya, Pusdiklat ASN Kemendesa PDTT, Jakarta Selatan.(09/08/2022)

“Anak muda Palu atau Sulawesi Tengah harus berani dan kreatif dalam mewujudkan impian dan cita-citanya, tiada pernah ada kata gagal..teruslah berusaha dan jangan putus asa sampai keberhasilan itu ada”, kata pejabat eselon 2 di Kementerian Desa PDTT ini.

Karena Mulyadin pun merasakan bagaimana susahnya hidup merantau di Jakarta untuk menimba ilmu dan menjadi lulusan STPDN (Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri) tahun 1994 dan S1 di IIP (Institut Ilmu Pemerintahan) tahun 1999 di Jakarta. S2 di UNTAD Palu dan S3 di Universitas Negeri Jakarta.

Lanjut kata suami dari Dr. Hj. Asnuryati, S.E., M.Si., Mulyadin Malik sebagai Ketua Formatur IKST juga berharap SEIS Band dapat menyanyi di depan para peserta MUBES IKST 2022 yang rencanannya akan dilaksanakan 10 September 2022 nanti.

Untuk diketahui SEIS Band lahir tahun 2010 yang diawaki Reza asal Palu sebagai Vokalis, Roby juga dari Palu (keyboard), Takim juga dari Palu (bassis), Yudhi (gitaris) asal dari Bangka Belitung dan Aris (drummer) asal dari Bali.

Dengan arahan wartawan musik senior, Setiabudi AC, saat ini SEIS Band sudah mengantongi kontrak label dengan Nagaswara Music Jakarta untuk 5 tahun. Dan kini sedang menunggu kontrak manajemen dan pembuatan video klip perdananya.

Hadir juga dalam pertemuan ini, Ir. Bahrun Tadagimpu, selaku Ketua Paguyuban Sigi pun memberi semangat untuk SEIS Band agar lebih kreatif dan jangan kalah dengan Band lainnya di Jakarta.

Dan rencananya SEIS Band juga akan dikenalkan ke seluruh jaringan IKST se-Jabodetabek, termasuk Subang dan kota Bandung.(RDN)

Departemen Koperasi dan UMKM BINA BANGUN BANGSA Buka Peluang Kerja Sama

Jakarta, BINA BANGUN BANGSA – Departemen Koperasi dan UMKM BINA BANGUN BANGSA membuka kesempatan peluang kerja sama dalam hal pemasaran dan penjualan produk, barang dan jasa serta pengembangan usaha bahkan permodalan bagi setiap Anggota/Pengurus sebagai pelaku UMKM dan IKM (Industri Kecil Menengah) seluruh Indonesia.

Banyak manfaat bagi pelaku UMKM terutama bagi para pemula untuk gabung dengan BINA BANGUN BANGSA. Selain ikut serta dalam program kerja pemerintah, juga bisa dapat bantuan dari pemerintah, pinjaman KUR, termasuk bisa ikut berbagai pelatihan UMKM Naik Kelas dan UMKM Go Eksport serta dapat mengikuti bazar/expo dalam dan luar negeri serta banyak lagi benefit atau manfaat lainnya.

Bagi yang berminat silahkan daftar di form di bawah ini :

Untuk info lebih lanjut dan konfirmasi dapat menghubungi Seknas BINA BANGUN BANGSA di 081380393131 (Irwansyah, SE)

BINA BANGUN BANGSA Dorong Ide Visit Pulau Seribu 2023

Jakarta, BINA BANGUN BANGSA – Menanggapi ajakan Bupati Kepulauan Seribu yang membuka kesempatan kerja sama bagi semua pihak, swasta maupun masyarakat untuk mengembangkan potensi wisata di Kepulauan Seribu, seperti yang dilansir dari Okezone.com, maka Ketua Umum BINA BANGUN BANGSA, Nur Ridwan menyambutnya dan ikut mendorong agar wacana tersebut segera direalisasikan. Bahkan Nur Ridwan mengusulkan agar dibuat program Visit Pulau Seribu 2023.

“Bagus itu, apalagi sejalan dengan program kerja dari Pemerintah Pusat khususnya Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandi Uno, bahwa Kepulauan Seribu termasuk 10 Destinasi Wisata Unggulan Nasional dan harapan Pak Menteri agar kepulauan Seribu bisa menjadi destinasi wisata yang berkualitas dan berkelanjutan”, kata Nur Ridwan.

Sehingga menurut Nur Ridwan, perlu ada project unggulan untuk mendongkrak kunjungan wisata Kepulauan Seribu yang sudah 3 tahun terakhir ini mengalami penuruanan drastis akibat pandemi Covid-19 ini dan aturan PPKM yang diberlakukan.

“Bagaimana kalau kita bikin project Visit Pulau Seribu 2023, apalagi perlu ada kebangkitan Pariwisata dalam pemulihan ekonomi dampak pandemi Covid-19 yang sudah membuat masyarakat Kepulauan Seribu tiarap?”, kata Nur Ridwan.

Soalnya menurut Konsultan Umum Pembangunan Nasional ini, bahwa dengan project Visit Pulau Seribu 2023 ini akan menjadikan Pariwisata sebagai leading sector yang akan didukung oleh semua pemangku kebijakan dari berbagai pihak dari semua bidang dan sektor termasuk swasta pun akan mendukung untuk menyukseskan project tersebut.

“Sebagai contoh untuk meningkatkan akses ke lokasi wisata pasti akan dibutuhkan akses transportasi dan pelabuhan atau dermaga yang bagus, aman dan nyaman, hal itu merupakan domain dari dinas perhubungan,..dan untuk meningkatkan pelayanan telekomunikasi, berarti dinas kominfo perlu meningkatkan atau memasang unit untuk pelayanan telekomunikasi yang memadai untuk skala Kepulauan Seribu, termasuk jalan, dan bidang lainnya, terutama air bersih dan homestay, serta pengembangan kuliner dan UMKM sebagai penunjang lainnya,” pungkasnya. (RHT)

Bimtek Industri Kreatif Tahun 2022 Sudin Parekraf Kabupaten Kepulauan Seribu di Pulau Untung Jawa

Pulau Untung Jawa, BINA BANGUN BANGSA – Sudin Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu kembali menyelenggarakan lanjutan kegiatan Bimtek Industri Kreatif tahun 2022, kali ini di Pulau Untung Jawa, Jumát sampai dengan Sabtu, 27 – 28 Mei 2022, bertempat di Aula Gudung Sasana Krida Wisata Pulau Untung Jawa.

Dengan mendatangkan pemakalah dan nara sumber dari Jakarta, berangkat dari dermaga Pantai Marina Ancol, rombongan sampai di lokasi Bimtek disambut dengan PJLP / Pokdarwis Sudin Parekraf Pulau Untung Jawa.

Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan Doa. Selanjutnya penyampaian laporan Ketua Penyelenggara Bimtek, Kepala Seksi Industri Kreatif Kepulauan Seribu, Farizaludin.

Dalam laporannya Kasi berharap untuk para peserta yang terdiri 60 peserta dari para pelaku UMKM binaan Pokdarwis, dan UMKM binaan Jakpreneur serta dari binaan Ibu-Ibu PKK, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, yaitu Kelurahan Pulau Untung Jawa, Kelurahan Pari, dan Kelurahan Pulau Tidung, agar termotivasi untuk meningkatkan jumlah dan nilai tambah produktivitas daripada produk dan jasanya sehingga menjadi produk dan jasa industri kreatif unggulan dari kepulauan seribu bagi yang sudah memiliki usaha.

“Kami berharap dengan Bimtek ini, para peserta bisa mendapatkan bekal dan ilmu sehingga termotivasi atau punya gagasan bagi yang sudah mempunyai usaha untuk mau mengembangkan usahanya (lebih baik lagi),..dan bagi yang belum punya usaha, dengan Bimtek ini bisa menginspirasi agar peserta punya keinginan untuk punya usaha baru”, kata Kasi.

Bimtek dibuka Kepala Sudin Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Kepulauan Seribu, Puji Hastuti yang diwakili oleh PLT Kasubag TU dan Keuangan Sudin Parekraf Kepulauan Seribu, Bapak Heru.

Sesi Pertama diisi dengan tema “Ekonomi Kreatif dalam Rangka Peningkatan Perekomomian Lokal”, yang disusun oleh Ketua Umum BINA BANGUN BANGSA, Nur Ridwan dan disampaikan oleh Ketua Bidang Pengembangan Koperasi, UMKM dan Industri Kreatif BINA BANGUN BANGSA, Gesty Probowati.

Materi yang disampaikan Gesty kepada peserta adalah tentang definisi dan dasar hukum pelaksanaan ekonomi kreatif, berikut jenis usaha, mengapa dan manfaat, serta metode pengembangan ekonomi kreatif serta perbedaannya dengan industri kreatif. Termasuk paparan mengenai potensi pengembangan ekonomi kreatif dan Industri Pariwisata di Kepulauan Seribu.

Selain produk hasil tangkapan ikan yang bisa diolah berbagai macam makanan termasuk snack jadi oleh-oleh khas dari kepulaun seribu. Sektor yang menjadi andalan Kepulauan Seribu adalah sektor pariwisata, karena Kepulauan Seribu memiliki potensi wisata yang luar biasa. Menurut data jumlah kunjungan pada tahun 2019 berjumlah 777.008, terbagi wisatawan mancanegara berjumlah 28.417 dan wisata nusantara berjumlah 748.591. Tapi sejak Pandemi Covid-19 melanda Indonesia 2020 yang lalu hingga 2022 ini, kunjungan wisatawan menurun drastis di Kepulauan Seribu hingga mencapai 33% dari rata-rata kunjungan tahun 2017 – 2019.

Saat ini amenitas di Kepulauan Seribu terdiri dari 7 hotel resort, 661 homestay, 56 rumah makan, jaringan listrik, internet, dan air bersih. Amenitas adalah fasilitas di luar akomodasi, seperti rumah makan, restoran, toko cinderamata, dan fasilitas umum seperti sarana ibadah, kesehatan, taman, dan lain-lain.

Di samping itu, Kepulauan Seribu memiliki cagar budaya, sarana snorkling, diving, swimming, fishing, camping ground, outbound, education/riset, religi/sejarah, dan lain sebagainya.

Pariwisata merupakan sektor utama yang diharapkan bisa menjadi leading sektor yang akan mendorong UMKM Ekonomi kreatif dalam meningkatkan pendapatan masyarakat dan perekonomian lokal, karena paralel dengan perkembangan dan peningkatan penjualan dari semua produk barang dan jasa UMKM terkait dengan pelayanan pariwisata.

Sesi Kedua diisi dengan materi yang disusun oleh Yudi Lazuardi dan dibawakan oleh Indah Erniawati, Praktisi UMKM dan Pengusaha Ekraf DKI Jakarta. Para peserta di berikan penjelasan dan pelatihan untuk bisa membuat bisnis plan yang profesional dengan mampu membuat atau menentukan perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP), sehingga bisa ditentukan berapa harga jual yang lebih kompetitif dan juga bisa menyusun strategi dalam penjualan dan atau pemasaran produk atau jasanya.

Sesi Ketiga diisi dengan kunjungan ke konter usaha UMKM binaan Pokdarwis yang menjual produk-produk kriya sebagai souvenir oleh-oleh dari Pulau Untung Jawa. Ditambah dengan penjelasan tentang Koperasi sebagai wadah yang ideal untuk pengembangan bersama para pelaku UMKM Ekonomi dan Industri Kreatif Kepulauan Seribu Selatan ke depannya.

Setiap sesi setiap peserta diberikan kesempatan untuk bertanya. Di akhir Bimtek para peserta mengumpulkan form isian data dan quisioner yang dibagikan di awal acara untuk bahan tindak lanjut dari Bimtek ini. Kemudian ditutup dengan photo bersama.

Sebagai Panitia dari Sudin Parekraf Kepulauan Seribu ada Valentino H.P. Sitio, Tuharno, Rahmat, Fajar Sidik, Novita, dan Nadia.(RHT)

Revitalisasi Koperasi Wirausaha Pulau 1000 Utara Untuk Meningkatkan Potensi Parekraf Kepulauan Seribu

Kepulauan Seribu, BINA BANGUN BANGSA – Dalam rangka menjawab aspirasi dari para peserta Bimtek Industri Kreatif Tahun 2022 sekaligus meningkatkan peran serta Koperasi untuk turut serta menjadi mitra Sudin Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Sudin Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, Menengah Kabupaten Kepulauan Seribu, maka Koperasi Konsumen Wirausaha Pulau 1000 Utara mengadakan Rapat Anggota Istimewa dengan agenda penambahan pengurus dan anggota dalam rangka revitalisasi Koperasi. Rapat diadakan di akhir acara Bimtek Industri Kreatif Tahun 2022 yang diselenggarakan 2 hari, tanggal 24 sd 25 Mei 2022, oleh Sudin Parekraf di Ruang Pola Kantor Administrasi Bupati Kepulauan Seribu, (24/05/2022).

Dalam Berita Acara Hasil Rapat Anggota Koperasi tersebut di tetapkan struktur susunan kepengurusan yang terpilih adalah sebagai berikut :

Pembina :
Puji Hastuti

Penasihat :
Farizalludin
Gesty Probowati
M. Nur Ridwan
Indah Erniawati
Valentino H.P. Sitio
Fajar Sidik
Safaat

Pengawas :
Muslih

Pengurus Harian :
Ketua : H. Muntawa

Sekretaris 1 : Sulaeman
Sekretaris 2 : Julian Puput Indriani

Bendahara 1 : Fransiska
Bendahara 2 : Rosalia Dewi

Unit Usaha 1 : Julia Puspa Sari
Unit Usaha 2 : Salim

Rapat disaksikan oleh Ketua Dekopinda 1000 Utara, Dekopinwil DKI Jakarta, Kasi Parekraf Kepulauan Seribu, Ketua Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) Kepulauan Seribu.

Semoga dengan kepengurusan ini Koperasi Wirausaha Pulau 1000 Utara dapat menjadi penggerak Ekonomi Kreatif menjadi Industri Kreatif andalan di Kepulauan Seribu.(RHT)