Dekopin Luncurkan Logo Resmi Harkop Ke-75 Tahun

Jakarta, BINA BANGUN BANGSA – Pasca menerima salinan putusan MA yang menolak kasasi Nurdin Halid, Dekopin pimpinan Sri Untari Bisowarno meluncurkan logo resmi Hari Koperasi ke-75 tahun 2022.

Menurut Dayan IP Raranta, Ketua Panitia Hari Koperasi ke-75, Puncak Acara Hari Koperasi 2022 akan dilaksanakan di Denpasar Bali pada 14-17 Juli 2022.

“Kebetulan pas tanggal 12 Juli 2022, masih hari tasrik yang berhubungan dengan perayaan Idul Adha yang jatuh tanggal 9 Juli 2022, sehingga digeser perayaan puncak acara Hari Koperasinya,” ujar Dayan.

Menurut Dayan, acara Hari Koperasi kali ini memilih Bali sebagai tempat acara karena gerakan koperasi ingin memeriahkan Presidensi G-20 serta mendukung acara tersebut yang rencananya akan dilaksanakan November 2022.

“Karena itu, Dekopin sudah memulai acara dengan tema-tema dan isu yang berhubungan dengan Presidensi G-20. Karena itu, tema Harkop adalah: “Pemulihan Ekonomi Melalui Kedaulatan Pangan dan Energi Bersama Koperasi.”

Selain tema besar itu, Dekopin merumuskan sub tema khusus seperti: Koperasi Solusi Kelembagaan Kedaulatan Pangan Indonesia; Pengembangan Energi Baru Terbarukan menuju Kedaulatan Energi melalui Pendekatan Koperasi dan Kelompok Masyarakat; Partisipasi Koperasi dan Kelompok Perempuan dalam Isu Pangan dan Energi Baru Terbarukan. “Jadi ada tiga isu besar yang kami angkat yaitu energi baru terbarukan, pangan dan partisipasi kelompok perempuan,” terang Dayan.

“Keseluruhan isu ini telah kami laporkan kepada Menteri Koperasi dan UMKM, Gubernur Bali dan Wali Kota Denpasar. Semua mendukung, bahkan Gubernur Bali menyatakan dengan tegas siap mengawal kegiatan ini. Masyarakat Bali siap menyambut gerakan koperasi seluruh Indonesia yang akan ikut pada puncak acara Hari Koperasi ke-75 nanti,” ujar Dayan mengutip ucapan Gubernur Bali.

Menurut Dayan, puncak acara kali ini dipastikan meriah, karena perayaan akan dilaksanakan terbuka di Bali Beach. “Setelah dua tahun puncak acara hanya melalui daring, acara kali ini akan dimeriahkan dengan berbagai acara pameran, sepeda santai, turnament game e-Sport, tanam bakau, dll yang dipusatkan di kawasan Nusa Dua, Denpasar, Bali,” tambah Dayan.

Dayan juga mengimbau kepada seluruh gerakan koperasi yang ingin memeriahkan puncak acara Harkop ke-75 untuk mempersiapkan diri dari sekarang dan berkoordinasi dengan Dekopinwil dan Dekopinda masing-masing.

“Jadi bisa disusun rencana wisata bersama sekaligus menghadiri puncak Harkop. Apalagi, akomodasi hotel dan penginapan di Bali saat ini tengah banting harga. Panitia Nasional menyiapkan informasi terpadu soal wisata di Bali dikoordinasi oleh koperasi dan Dekopinwil Bali”, pungkasnya (AM)

Pemerintah Siap Optimalkan Belanja Barang dan Jasa Ke UMKM

Jakarta, BINA BANGUN BANGSA – Pemerintah melalui Menteri Koperasi dan UKM RI, Teten Masduki menegaskan bahwa belanja pemerintah wajib untuk produk dalam negeri dengan pengecualian jika harus impor, dengan ketentuan bahwa Kementerian/Lembaga yang mengusulkan impor harus menyampaikan kebijakan, program, dan langkah pengurangan impor tersebut hingga 2023.

Ada sekitar 400 triliun potensi pembelanjaan atau pembelian produk dalam negeri dan UMKM melalui e-catalog dan toko daring dalam tahun anggaran 2022 ini.

Maka apabila 40-50% belanja Pemerintah Pusat dan Daerah fokus untuk produk dalam negeri dan UMKM maka akan menyumbang peningkatan ekonomi nasional sekitar 1,5%.

“Semoga dengan diprioritaskannya belanja dalam negeri dan UMKM, bisa membuka lebih banyak lapangan pekerjaan dan peningkatan ekonomi pada masyarakat”, harapannya. (Kemenkop UKM RI)

Tukar Minyak Jelantah Menjadi EMAS

Palu, BINA BANGUN BANGSA – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) BINA BANGUN BANGSA Provinsi Sulawesi Tengah memiliki program pemberdayaan masyarakat berwawasan lingkungan hidup (Go Green). Program itu adalah menghimbau kepada masyarakat agar Stop Buang Minyak Jelantahnya, karena bisa bernilai ekonomi sebab bisa ditukarkan menjadi Emas, sehingga secara tidak langsung akan meningkatkan pendapatan masyarakat, karena selama ini minyak jelantah dibuang tak berguna dan dapat merusak lingkungan hidup.

Mengenai skema dan bagaimana cara untuk mengikuti program ini silahkan menghubungi Sdri. Vedari di nomor 082347708874